7 Oleh oleh Khas Labuan Bajo yang Pasti Dicari Wisatawan

7-Oleh-oleh-Khas-Labuan-Bajo-yang-Pasti-Dicari-Wisatawan
Foto dari Canva

Berkunjung ke Labuan Bajo memang tidak cukup hanya diving dan menikmati sunset dari atas kapal pinisi saja. Anda juga wajib menikmati kuliner dan tentu saja membeli oleh-oleh khasnya. Memangnya ada apa saja oleh-oleh dari Labuan Bajo?

Ada beragam oleh-oleh khas Labuan Bajo yang bisa Anda bawa pulang sebagai buah tangan. Mulai dari minuman, makanan, hingga hasil kerajinan tangan, Labuan Bajo memiliki semuanya. Penasaran ada apa saja? Simak di bawah berikut, yuk!

Rebok

Pernah melihat camilan sagon? Rebok mirip seperti itu. Rebok adalah camilan yang terbuat dari kelapa dan tepung beras yang disangrai. Rasa dan aromanya unik sehingga cocok disandingkan dengan kopi atau alpukat segar.

Kopi Manggarai

Setiap tempat wisata di Labuan Bajo pasti menjual kopi Manggarai. Kopi ini memiliki rasa yang nikmat dengan aroma yang khas. Terdapat dua jenis kopi Manggarai, yaitu kopi arabika dan kopi robusta. Kopi berjenis arabika lebih disukai dibanding kopi robustanya. Namun tetap saja sesuai selera Anda.

Ikan cara

Ikan ini adalah ikan khas dari Labuan Bajo. Bentukmya kecil dan pipih sehingga cocok untuk digoreng kering. Selain digoreng kering, ikan cara juga umum untuk dibuat menjadi ikan asin dan keripik. Untuk membeli ikan ini, Anda bisa mengunjungi ke TPI atau Tempat Pelelangan ikan yang berada di sekitar pasar Labuan Bajo.

Jintan

Jika Anda melihat kue ini, pasti langsung terlintas camilan kue tambang. Camilan yang terbuat dari terigu, gula, telur, dan mentega ini memang memiliki bentuk seperti tambang. Bedanya dengan kue tambang yang ada di Jakarta, kue jintan ini menggunakan rempah jintan sehingga rasanya kuat dan khas. Anda dapat membeli camilan ini sebagai teman minum kopi atau teh.

Kain tenun

Kain tenun banyak ditemui di pusat oleh oleh Labuan Bajo dengan beragam motif yang khas dan unik. Kain tenun di sini berasal dari daerah Bajawa, Flores. Karena proses pembuatannya yang cukup sulit dan lama, harga yang dibanderol pun cukup mahal untuk satu lembar kain tenun. Tapi ketika melihat hasilnya, Anda akan setuju bahwa harga kain tenun tersebut worth the price.

Kerajinan mutiara

Salah satu oleh-oleh yang banyak dicari oleh para wisatawan adalah kerajinan mutiara. Di sana, petani mutiara membuat kerajinan dengan berbagai bentuk seperti anting, gelang, dan cincin. Untuk mendapatkan kerajinan mutiara ini tidak sulit, kok. Di beberapa toko oleh-oleh dan pedagang yang ada di sekitar pantai pun menjajakan hasil kerajinan mutiara ini.

Kain songke

Jika kain tenun berasal dari daerah Bajawa, maka kain songke ini berasal dari Manggarai. Kain ini biasa digunakan untuk acara adat di NTT. Cara pembuatannya cukup rumit dan teliti, jadi harganya pun bisa mencapai jutaan rupiah untuk selembar kain.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.