Berikut Penyebab Stroke Mata Dan Cara Mengatasinya

  • Whatsapp

Jangan salah, stroke juga dapat terjadi pada mata Anda. Mengapa ini dapat terjadi? Simak penjelasan berikut ini.

Stroke mata atau diketahui dengan oklusi arteri retina, disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh darah di retina. Pembuluh darah berfungsi untuk membawa gizi dan oksigen ke seluruh komponen tubuh.

Read More

Saat pembuluh darah menyempit atau terblok oleh sumbatan, suplai darah akan berkurang atau tak ada sama sekali. Demikian ini akan menyebabkan kerusakan serius pada zona yang terkena, diketahui dengan stroke.

Keadaan ini menghalangi pasokan darah ke retina, ialah lapisan di komponen dalam mata yang mempersembahkan signal sinar ke otak sehingga kita bisa memandang benda-benda di sekitar kita.

Kalau pembuluh pada retina yang tersumbat, cairan dari pembuluh hal yang demikian akan bocor ke retina, sehingga akan terjadi pembengkakan. Demikian ini akan menyebabkan gangguan dari penglihatan.

Apa saja gejala stroke mata?

Gejala yang muncul bisa terjadi secara pelan selama berjam-jam atau berhari-hari, atau dapat terjadi tiba-tiba. Perlu Anda observasi, stroke lazim terjadi di salah satu mata saja. Inilah sebagian gejala yang mungkin muncul.

• Pandangan seperti berkunang-kunang, atau timbul bintik-bintik putih pada penglihatan

• Nyeri atau rasa tertekan pada mata

• Penglihatan melarikan diri yang terus memburuk di beberapa atau segala penglihatan Anda

• Kehilangan penglihatan seluruhnya bisa terjadi secara pelan atau tiba-tiba

Kalau Anda mengalami gejala di atas, langsung periksakan diri Anda ke dokter. Tanpa pengobatan yang pesat dan pas, stroke pada mata bisa menyebabkan Anda kehilangan penglihatan (kebutaan) secara permanen.

Penyebab stroke mata

Stroke mata terjadi sebab adanya penyumbatan aliran darah yang merusak retina. Penyumbatan ini umumnya terjadi sebab penyempitan pembuluh darah atau adanya bekuan darah. Sayangnya, hingga dikala ini belum dikenal secara pasti kenapa organ mata yang dapat termakan situasi ini.

Siapa yang berisiko mengalami stroke mata?

Siapa saja bisa mengalami stroke di mata, melainkan ada unsur-unsur yang membikin Anda lebih berisiko untuk mengalaminya. Anda yang berusia lebih dari 60 tahun, punya adat istiadat mengisap rokok, serta berjenis kelamin laki-laki lebih berisiko kepada stroke ini.

Sebagian situasi kesehatan yang meningkatkan risiko, ialah:

• Diabetes

• Glaukoma

• Hipertensi (tekanan darah tinggi)

• Kadar kolesterol tinggi

• Penyakit jantung

• Penyempitan arteri karotis atau arteri leher

Bagaimana mendiagnosis stroke mata?

Kalau Anda mengalami kehilangan penglihatan mendadak, Anda wajib langsung menghubungi dokter mata Anda. Dokter akan menjalankan pemeriksaan menyeluruh untuk mengenal apakah Anda terkena stroke mata. Dokter mata Anda akan melebarkan pupil mata Anda dengan obat tetes mata yang memungkinkan untuk pemeriksaan retina lebih menyeluruh dan memandang ada tidaknya pertanda-pertanda kerusakan.

Pengobatan untuk stroke mata

Sebagian pengobatan yang bisa dikasih dokter mata Anda dalam sebagian jam sesudah gejala muncul, seperti:

• Bernafas dalam (menghirup) campuran karbon dioksida dan oksigen, hal ini bisa membikin arteri retina melebar

• Buang beberapa cairan dari mata supaya sumbatan menjauh dari retina

• Obat penghancur bekuan atau gumpalan dalam darah

• Obat suntik mata seperti kortikosteroid atau anti-vascular endothelial growth factor

• Terapi laser

• Oksigen tekanan tinggi atau hiperbarik

Keadaan lain yang menyebabkan timbulnya pembekuan darah juga wajib diobati. Kian pesat pengobatan yang dikasih, kian besar peluang Anda untuk menyelamatkan penglihatan Anda. Sebagian pasien bisa memandang kembali sesudah serangan stroke ini, walaupun penglihatan sering kali kali tak sebaik dahulu.

Langkah-langkah pencegahan yang bisa dikerjakan:

• Mengatur kadar gula darah jikalau Anda berisiko atau mengalami diabetes.

• Mengobati glaukoma dengan obat-obatan yang menjaga tekanan bola mata Anda terkontrol.

• Pastikan tekanan darah Anda senantiasa dalam batas normal.

• Memeriksakan kadar kolestrol secara rutin. Kalau terlalu tinggi, diet dan olahraga bisa menolong menurunkan sebelum mengkonsumsi obat-obatan.

• Stop mengisap rokok.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *